Minggu, 30 Januari 2011

KADERISASI KATEKIS MUDA PAROKI 2011




A. Abstraksi

Semenjak tahun 2009, ketika Keuskupan Agung Semarang mencanangkan sebagai tahun kaum muda, Komisi Kateketik KAS telah menyelenggarakan Kaderisasi Katekis Muda Paroki di seluruh KAS yang sudah berlangsung selama dua tahun (2009-2010). Kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana atau media yang strategis mendekatkan kaum muda dengan karya pewartaan Gereja, secara khusus di bidang pengajaran iman. Proses yang sudah dilaksanakan pada tahun 2009 adalah pendampingan mengenai motivasi dan peta karya pewartaan. Pada tahun 2010 proses ini dilanjutkan dengan pembekalan bahan-bahan yang bersifat memperdalam pemahaman dasar iman Katolik, meliputi Kitab Suci, Eklesiologi dan Kristologi dari dosen-dosen Fakultas Teologi Wedhabakti dan IPPAK Sanata Dharma Yogyakarta. Harapannya, melalui pembekalan pengetahuan tersebut, kader-kader katekis muda mampu mengembangkan cakrawala pengetahuan imannya dan akhirnya mampu mengembangkan karya pewartaan di paroki secara serius dan profesional.

Pada tahun 2011 ini, Komisi Kateketik KAS ingin melanjutkan proses tersebut melalui pembekalan bahan-bahan yang bersifat mendasar mengenai Sakramen Inisiasi. Harapannya, melalui pembekalan pengetahuan ini, kader-kader katekis muda mampu semakin memahami bahan-bahan, isi dan ruang lingkup karya menyangkut katekese inisiasi. Tentu, pembekalan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi para kader katekis muda mengembangkan potensinya membantu karya pewartaan, khususnya dalam mempersiapkan Sakramen Inisiasi agar lebih optimal, kreatif, inovatif, dan bermutu. Pembekalan ini tetap akan bekerjasama dengan dosen-dosen Fakultas Teologi Wedhabakti dan IPPAK Sanata Dharma Yogyakarta.

B. Gambaran Umum dan Bentuk Kegiatan

Kaderisasi ini menjadi kegiatan pendampingan yang berkesinambungan bagi kaum muda untuk terlibat dalam karya pewartaan paroki, khususnya menjadi katekis yang mempersiapkan Sakramen Inisiasi. Kaderisasi ini berlangsung selama 4 (empat) tahun, dari tahun 2009 sampai tahun 2012.

Kegiatan ini terbagi dalam tiga tahap, yaitu:

  1. Tahun 2009 : Tahap pertama, menumbuhkembangkan motivasi dan spiritualitas agar kaum muda tertarik untuk melibatkan diri dalam karya pewartaan.
    Materi: tantangan dan kebutuhan karya pewartaan dewasa ini, menggali motivasi dan spiritualitas bersama dengan semangat Santo Paulus, dan peta karya pewartaan paroki.
  2. Tahun 2010 : Tahap kedua, memberikan materi yang berkaitan dengan dasar-dasar pengetahuan iman Katolik, melalui pendekatan informatif dan active experience.
    Materi: Dasar-dasar Kitab Suci, Eklesiologi dan Kristologi
  3. Tahun 2011 : (Lanjutan tahap pembekalan materi tahun 2010).
    Materi: Katekese Inisiasi; Sakramen Baptis, Sakramen Ekaristi, Sakramen Penguatan, dan Pedoman dasar atau silabus mengenai katekese inisiasi.
  4. Tahun 2012 : Tahap ketiga, metodologi berkatekese dan pelatihan melalui simulasi serta praktek lapangan.


Seluruh kegiatan dilaksanakan dalam bentuk week end.


C. Waktu, Narasumber, Pembagian kelompok dan Tempat Pelaksanaan


Kaderisasi dilaksanakan di tingkat Kevikepan dalam bentuk week end (sehari semalam). Setiap week end mengolah satu tema, sehingga setiap peserta mengikuti 2 kali week end dalam satu tahun.

  1. DASAR-DASAR KATEKESE INISIASI
    Narasumber: Dosen FTW Kentungan dan IPPAK-USD Yogyakarta
    a. Sabtu-Minggu, 5-6 Maret 2011 : Kevikepan Semarang
    b. Sabtu-Minggu, 19-20 Maret 2011 : Kevikepan Surakarta
    c. Sabtu-Minggu, 2-3 April 2011 : Kevikepan DIY & Kedu
    d. Sabtu-Minggu, 9-10 April 2011 : Kevikepan DIY & Kedu
  2. PEDOMAN UMUM/SILABUS KATEKESE INISIASI
    Narasumber: Tim Komkat KAS dan Komkat Kevikepan
    a. Sabtu-Minggu, 11-12 Juni 2011 : Kevikepan DIY & Kedu
    b. Sabtu-Minggu, 25-26 Juni 2011 : Kevikepan DIY & Kedu
    c. Sabtu-Minggu, 9-10 Juli 2011 : Kevikepan Surakarta
    d. Sabtu-Minggu, 23-24 Juli 2011 : Kevikepan Semarang


Jadwal pelaksanaan untuk tahun berikutnya akan ditentukan kemudian.


Tempat pelaksanaan untuk Kaderisasi Katekis Muda Paroki Kevikepan DIY dan Kedu di

Pastoran Sanjaya Muntilan (PSM)
Jl. Sanjaya No. 27, Jagalan RT 04 RW 06
Muntilan 56411.
Telp (0293) 585891, Fax. (0293) 586278
Email: katekis@yahoo.com

Sedangkan, tempat pelaksanaan untuk Kaderisasi Katekis Muda Paroki Kevikepan Semarang dan Surakarta akan ditentukan kemudian.


d. Sasaran dan Kriteria Peserta
Peserta yang telah mengikuti kaderisasi katekis muda paroki pada tahun 2009 dan 2010


e. Pendaftaran dan Kontak Person

  • Setiap peserta yang telah mengikuti kaderisasi katekis muda paroki pada tahun 2009 dan 2010 diharapkan segera mendaftar ulang kepada Ketua Bidang Pewartaan Paroki masing-masing.
  • Ketua Bidang Pewartaan Paroki mengakomodir dan mendaftarkan kembali peserta berdasarkan jadwal yang disediakan kepada Pengurus Inti Komisi Kateketik Kevikepan masing-masing. Nomor telpon yang dapat dihubungi, yaitu:

    BM. Harry Putranti
    Wakil Ketua Komkat Kevikepan Semarang
    HP. 0818450934
    Telp Rumah 024 6708694 A. Agus Setiawan
    Wakil Ketua Komkat Kevikepan Surakarta
    Telp Kantor 0271 495827, HP. 08122649916

    Th. Edi Pramono Pengurus Inti KomkatKevikepan Kedu
    Telp Rumah 0293 325245
    HP. 081 578 133 689
    Atau
    Willy Budi Untara
    Pengurus Inti Komkat Kevikepan Kedu
    Telp 081804270666

    M.M. Wuri Hartono
    Wakil Ketua Komkat
    Kevikepan Yogyakarta
    Telp 0274 7419407
    Atau
    Alexander Budi Suwarno
    Sekretaris Komkat Kevikepan Yogyakarta
    Telp 081 804 143 730
  • Masing-masing peserta akan menerima subsidi akomodasi sebesar Rp 30.000,00.
  • Setiap paroki diharapkan menanggung biaya transportasi, akomodasi, dan pembelian buku yang berguna untuk mendukung proses kaderisasi.

Informasi lebih lanjut bisa menghubungi Komisi Kateketik KAS

Pastoran Sanjaya Muntilan (PSM)
Jl. Sanjaya No. 27, Jagalan RT 04 RW 06
Muntilan 56411.
Telp (0293) 585552, Fax. (0293) 586278
Email: katekis@yahoo.com
Blog: http://katekis.blogspot.com/

f. Penutup

Semoga kegiatan ini dapat semakin menggugah panggilan kaum muda terlibat dalam karya pewartaan, sehingga mereka dapat menjadi rasul yang militan bagi teman-temannya sendiri dan orang-orang di parokinya.